Hari ini adalah hari terakhir di tahun 2014.
Banyak suka duka yang telah kualami di tahun ini.
Kegembiraan karena berhasil mendapatkan pekerjaan baru dan selalu dalam kondisi berkecukupan adalah hal yang senantiasa kusyukuri di akhir tahun ini.
Kesedihan dalam penantianku, merasakan duka untuk para korban pesawat terbang dan juga kesepian dalam hatiku akan menjadi refleksiku menapaki tahun yang baru.
Tahun 2014 sebentar lagi akan berlalu. Tahun 2015 akan segera tiba.
Banyak harapan, impian dan cita-cita yang telah kurencanakan di tahun 2015. Bukan aku saja, tentu semua orang akan melakukan hal yang sama.
Semoga hari-hari mendatang akan selalu mendewasakan kita dan menjadikan kita manusia yang lebih baik lagi.
Selamat tinggal 2014 dan selamat datang 2015.
Kami menantimu dengan penuh keyakinan dan harapan.
Happy New Yearrrrrrr
Selasa, 30 Desember 2014
Senin, 25 Agustus 2014
Must I Give Up Now ? Or Battle ?
Haruskah aku menyerah pada keadaan ?
Keadaan dimana aku tidak mampu untuk bertindak apapun.
Menurut pemikiranku, ingin aku berontak melawan keadaan ini,
Namun hati kecilku berkata "Jangan"
Mengapa aku harus mengikuti kata hatiku
Mengikuti sesuatu yang abstrak
Keberadaannya pun entah dimana
Kebenarannya pun tidak dapat dipastikan
Orang berkata "Sabar, semua indah pada waktunya"
"Waktunya" apa maksud waktunya ?
Waktu siapakah ?
Waktuku atau waktumu atau waktuNya
Abstrak
Tidak ada kepastian
Menunggu
Dan itu membosankan
Ingin mengikuti logikaku "Berontak, ubah keadaanmu"
Tapi apakah itu yang terbaik ?
Apakah demi kesenanganku semata lantas aku harus mengorbankan kebahagiaan orang lain
Apakah setelah semuanya tercapai aku akan bahagia
"Sabar"
Sekali lagi hati kecilku selalu berkata "Sabar"
Sampai kapan ? Logikaku bertanya
:"Hingga waktunya tiba" jawab hati kecilku
Abstrak
Hidup ini abstrak
Bukan, mungkin bukan hidup ini yang abstrak
Melainkah hidupku yang abstrak, selalu hanya ada kata "Sabar"
Dalam sunyi malam, logikaku berbisik
"Jika Tuhan itu ada, Dia pasti akan memberi kekuatan padaku untuk melalui semua cobaan ini"
"Jika Tuhan itu ada, maka penantikanku tidak akan sia-sia"
"Tapi kapan Tuhan akan menjawab doaku ?"
"Sabar"
Hati kecilku selalu menjawab keluhan logikaku
Lelah, penat
Dan tak terasa air mata mengalir dalam sunyi malam
Aku masih di sini bersama hati kecilku dan logikaku
Kami bertiga akan selalu bersama sampai perjuangan ini selesai
Mengikuti kata hatiku maka aku akan "menyerah" untuk menunggu "Semua kan indah pada waktunya"
Mengikuti logikaku maka aku akan "berontak" untuk meraih "apa yang menurutku indah"
Dalam waktu ini
Aku memilih memberikan waktu bagi hati kecil dan logika
Untuk selalu bersuara nyaring
Dan pada akhirnya, aku berserah pada kehendakNya, bukan berpasrah pada keadaan
- putus asa kala doa tidak mendapat jawaban dan penantian tiada ada berkesudahan -
26082014
Keadaan dimana aku tidak mampu untuk bertindak apapun.
Menurut pemikiranku, ingin aku berontak melawan keadaan ini,
Namun hati kecilku berkata "Jangan"
Mengapa aku harus mengikuti kata hatiku
Mengikuti sesuatu yang abstrak
Keberadaannya pun entah dimana
Kebenarannya pun tidak dapat dipastikan
Orang berkata "Sabar, semua indah pada waktunya"
"Waktunya" apa maksud waktunya ?
Waktu siapakah ?
Waktuku atau waktumu atau waktuNya
Abstrak
Tidak ada kepastian
Menunggu
Dan itu membosankan
Ingin mengikuti logikaku "Berontak, ubah keadaanmu"
Tapi apakah itu yang terbaik ?
Apakah demi kesenanganku semata lantas aku harus mengorbankan kebahagiaan orang lain
Apakah setelah semuanya tercapai aku akan bahagia
"Sabar"
Sekali lagi hati kecilku selalu berkata "Sabar"
Sampai kapan ? Logikaku bertanya
:"Hingga waktunya tiba" jawab hati kecilku
Abstrak
Hidup ini abstrak
Bukan, mungkin bukan hidup ini yang abstrak
Melainkah hidupku yang abstrak, selalu hanya ada kata "Sabar"
Dalam sunyi malam, logikaku berbisik
"Jika Tuhan itu ada, Dia pasti akan memberi kekuatan padaku untuk melalui semua cobaan ini"
"Jika Tuhan itu ada, maka penantikanku tidak akan sia-sia"
"Tapi kapan Tuhan akan menjawab doaku ?"
"Sabar"
Hati kecilku selalu menjawab keluhan logikaku
Lelah, penat
Dan tak terasa air mata mengalir dalam sunyi malam
Aku masih di sini bersama hati kecilku dan logikaku
Kami bertiga akan selalu bersama sampai perjuangan ini selesai
Mengikuti kata hatiku maka aku akan "menyerah" untuk menunggu "Semua kan indah pada waktunya"
Mengikuti logikaku maka aku akan "berontak" untuk meraih "apa yang menurutku indah"
Dalam waktu ini
Aku memilih memberikan waktu bagi hati kecil dan logika
Untuk selalu bersuara nyaring
Dan pada akhirnya, aku berserah pada kehendakNya, bukan berpasrah pada keadaan
- putus asa kala doa tidak mendapat jawaban dan penantian tiada ada berkesudahan -
26082014
Minggu, 03 Maret 2013
Sejenak Merenung Tentang Cinta
Bagaimanakah jika jatuh cinta dengan orang yang selama ini kau hindari ?
Seseorang yang selama ini kau benci karena perkataannya yang kau anggap tidak sopan ?
Seseorang yang belum pernah kau temui dalam dunia nyatamu ?
Namu seseorang itu nyata dalam kehidupanmu
Itulah yang aku rasakan
Jatuh cinta dengan seseorang yang tidak berada dalam dunia nyataku
Berkenalan secara langsungpun belum aku lakukan
Tetapi aku telah jatuh cinta padanya
Tidak memiliki wajah rupaawan
Tidak memenuhi kriteriaku
Tidak memiliki kelebihan menurut pandanganku
Namun dengan dia lah aku jatuh cinta
Sapaan lembutnya setiap waktu menemaniku
Kesabarannya saat menghadapi kemarahanku
Teguran halusnya selalu mengingatkanku
Karena itulah aku jatuh cinta kepadanya
Terkadang, kamu tidak boleh terlalu menolak seseorang dengan begitu gigihnya
Banyak orang yang berkata "Jangan terlalu membenci orang, nanti kamu bisa jatuh cinta kepadanya"
Dan itulah yang terjadi padaku
Karma telah datang padaku
Bagaimana aku harus menghadapinya ?
Pilihanku adalah berjalan bersamanya hingga waktu yang akan menjawab keraguan ini
Karena saat sang dewi cinta bekerja
Aku kelu tak berdaya
Dia, seseorang yang telah membuatku begitu marah
Kini membuatku begitu merindukannya dalam tiap hariku
Membuatku begitu membutuhkannya dalam cakap harianku
Dan itulah cinta, tidak melihat kekurangan, hanya memandang kelebihan saja
04032013
- di saat aku jatuh cinta dengan seseorang yang tidak memenuhi kriteriaku -
Seseorang yang selama ini kau benci karena perkataannya yang kau anggap tidak sopan ?
Seseorang yang belum pernah kau temui dalam dunia nyatamu ?
Namu seseorang itu nyata dalam kehidupanmu
Itulah yang aku rasakan
Jatuh cinta dengan seseorang yang tidak berada dalam dunia nyataku
Berkenalan secara langsungpun belum aku lakukan
Tetapi aku telah jatuh cinta padanya
Tidak memiliki wajah rupaawan
Tidak memenuhi kriteriaku
Tidak memiliki kelebihan menurut pandanganku
Namun dengan dia lah aku jatuh cinta
Sapaan lembutnya setiap waktu menemaniku
Kesabarannya saat menghadapi kemarahanku
Teguran halusnya selalu mengingatkanku
Karena itulah aku jatuh cinta kepadanya
Terkadang, kamu tidak boleh terlalu menolak seseorang dengan begitu gigihnya
Banyak orang yang berkata "Jangan terlalu membenci orang, nanti kamu bisa jatuh cinta kepadanya"
Dan itulah yang terjadi padaku
Karma telah datang padaku
Bagaimana aku harus menghadapinya ?
Pilihanku adalah berjalan bersamanya hingga waktu yang akan menjawab keraguan ini
Karena saat sang dewi cinta bekerja
Aku kelu tak berdaya
Dia, seseorang yang telah membuatku begitu marah
Kini membuatku begitu merindukannya dalam tiap hariku
Membuatku begitu membutuhkannya dalam cakap harianku
Dan itulah cinta, tidak melihat kekurangan, hanya memandang kelebihan saja
04032013
- di saat aku jatuh cinta dengan seseorang yang tidak memenuhi kriteriaku -
Minggu, 24 Februari 2013
First Time to Fortune Teller
First Time To Fortune Teller
Tulisan kali ini tidak berisi puisi seperti tulisan saya terdahulu, melainkan saya mau berbagi pengalaman pertama saya ke tukang ramal atau bahasa kerennya "Fortune Teller"
Mengapa saya mau pergi ke tukang ramal padahal untuk emmpercayai hal-hal mistik sangat jauh dari kepribadian dan kebiasaan saya sehari-hari.
Menduakan Tuhankah saya ?
Tidak. Saya ke tukang ramal hanya karena penasaran dengan masa depan saya tepatnya urusan perjodohan.
Kok ya sampe umur segini belum ketemu jodohnya juga yaaa.
Sempat bimbang dan ragu sewaktu mau pergi ke tukang ramal.
Bimbang karena begitu banyak teman yang berkata "Untuk apa si lu pergi ke gitu-gituan ? Tuhan lo mau lo kemanain ? Jodoh masalah lo ? Klo iya jodoh masalah lo ya lo doang dong, minta sama Tuhan, nanti juga dikasih"
Ragu karena kudu bayar bo. Walau dibilang bayarnya sukarela tapi tu kan tetep aja namanya duit. Dan klo kasih 20rebo berasa jadi orang pelit karena kekecilan. Dikasih 50rebo berasa sayang, kan duit segitu bisa buat makan burger kesukaan saya di Central Park tuh.
Akhirnya hari yang dinanti tiba.
Yang melintas di pikiran adalah "Gw punya Tuhan, yang ngeramal tu orang, pasti juga ngasal la. Gw jg ga akan ngeduain Tuhan gw. Klo bagus y gw percaya, klo jelek berarti lu salah ramal dan gw akan lupain ramalan lo. Tapi sayang ni duit bo 50 rebu bakal melayang buat org yg ga gw kenal asal usulnya. Apa mendingan gw ga usah aja ya trus duitnya gw pake untuk makan2 aja kayanya lbh seru deh"
Teng.......tibalah di rumah tukang ramal yang rumahnya menurut saya ga jelas di dunia bagian mana dan hanya tukang ojek yang paham jalan menuju rumah sang "Mbah"
Sewakktu sampai rumah si mbah ini, kebetulan lagi ada "pasien" di kamar praktek si mbah so saya bisa menenangkan diri dulu duduk santai di ruang tamunya. Pikir punya pikir "Wah...rumah biasa, ga berasa aura mistik n menyeramkannya"
Di dinding rumah itu terpasang foto si mbah yang akan meramal. Loh....cewek toh yang ngeramal ? Karena dalam pikiranku yang dipanggil mbah itu adalah pria. Pertimbangan selanjutnya adalah "Ya sudah lah, coba aja masuk, kan belum pernah diramal juga"
Walau banyak sahabat yang sudah mewanti-wanti untuk tidak menanyakan nasib ke peramal, tapi keingintahuanku lebih besar dari pada ketakutanku akan larangan-larangan mereka...maap ya para sahabat yang sudah menjaga dan menasehatiku, kali ini aku melanggarnya.
Tiba giliranku masuk ke ruang praktek si mbah. Pertanyaan pertama dari si mbah "Apa masalahmu mba?"
Jawabku "Jodoh mbah"
Si mbah "Kenapa jodohmu mba?"
Jawabku "Belum ketemu mbah"
Si mbah "Berapa usiamu mba ?"
Aku "32 mbah"
Mbah "Wes kamu sudah cukup umur mba. Kenapa kamu belum punya jodoh ?"
Aku "Lah makanya saya mau nanya ke mbah kenapa saya belum punya jodoh ya?" jawabku sambil kebingungan dan dalam hati berpikir "Lu kan tukang ramal kenapa malah nanya ke gw, klo gw tau jawabannya jg gw ga ke elu kali mbah"
Mbah "Kamu lahir hari apa mba?"
Aku "Lahir ? Hari apa ? Apa maksudnya ya mbah ? Aku lahir ya pas hari lahirku lah" Asli.....ini nge-blank ga tau maksud pertanyaannya apaan ya
Mbah "Ya kamu itu lahir di hari apa ? GItu maksudnya"
Aku "ooo...sabtu mbah"
Si mbah pun buka buku nya yang sudah super usang "wah pekerjaanmu bagus tenan ini mbak, lancar semuanya, dan kamu disukai untuk setiap pekerjaanmu"
Wuih...bangga bo...tukang ramal bisa bilang kerjaan aku tu bagus...ya iyalah......gw gitu loh......ga percuma lah bonyok didik n bayarin gw sekolah mahal2 hahaha....
Mbah "tapi ini mba...jodohmu berat ya. Laki-laki itu liat kamu tuh kayanya tinggi bener, jd mereka ya minder deketin kamu. Giliran mereka suka, kamu ga suka, giliran mereka ga suka lah kamunya suka. gimana ini bisa ketemu klo kaya gitu terus mba. Kamu tu yah harus banyak doa biar jodohmu dimudahkan Tuhan"
dalam hati mikir "lu kan peramal kenapa lu bawa2 Tuhan yeee...dan kenapa lu suru gw doa. doa mah gw jg tau kudu n wajib ke Tuhan"
Mbah "Kamu lahir tanggal berapa ?"
Aku "17"
Mbah "walah.....bener-bener ini, pekerjaan bagus sekali, tapi jodoh kok ya susah"
Mbah "Bulan?"
Aku "Januari"
Mbah "nah ini, bener susah jodohmu mba. terus lah berdoa, minta ke Tuhan maka jodohmu akan datang"
Aku "trus gimana mbah ?"
Mbah "ya kamu mandi lah"
Aku "yah tiap hari jg mandi mbah sehari 2x malahan"
Mbah "bukan gitu maksudnya. kamu mandi di ancol, buang dalemanmu, lepas ikan lele unt buang sial"
Dalam hatiku "lah...daleman kan mahal...moso dibuang2 si.....trus lepas ikan lg ? mana gw tau ikan air laut apa ikan air tawar. klo salah lepas ikan bisa2 ikan mati gw dosa lagi"
Mbah "tahun berapa mba ?"
Aku "1981"
Mbah "nah kamu ni suka menolong orang lain. bagus ini mba, terus lanjutkan ya semoga jodohmu diringankan Tuhan. Pokok nya banyak-banyaklah kamu berdoa mba. Semoga Tuhan memberkatimu"
Aku "mbah klo mandi nya di goa maria boleh ga ?"
Mbah "agamamu apa mba ?"
Aku "Katolik"
Mbah "ya boleh, lebih baik malah itu di goa maria kamu mandi, berdoa sama Tuhan, minta sama Tuhan supaya jodohmu dimudahkan. Tuhan pasti mendengar doamu"
Aku "makasih mbah"
Aku pun keluar dari ruang praktek si mbah dengan pikiran "Dia peramal apa rohaniawan advisor ya. Kok sepanjang sesi meramal itu aku lebih banyak disuruh doa, doa, doa dan minta sama Tuhan. Tapi ga apa lah setidaknya aku tahu bahwa seperti itu lah pengalaman ke tukang ramal.
Apa perasaanku setelah itu ? Bahagia !!! Karena aku punya Tuhan yang luar biasa yang bahkan peramal yang katanya hebatpun tidak dapat membaca masa depanku karena aku punya Tuhan yang luar biasa.
Dua hari berselang dari sesi peramal itu, sewaktu aku menulis cerita ini, aku tersadar bahwa "Masa depanmu ada dalam rencanaKu. Tidak ada yang mengetahui masa depanmu, anakKu pun tidak, hanya Aku"
Yah...terima kasih mbah, sudah menjadi penasehat rohani ku untuk selalu meminta dan berdoa hanya pada Tuhan sang Perancang Masa Depanku.
Untuk yang mau ke tukang ramal, saranku, boleh pergilah selama kamu tidak menjadikan peramal itu kunci akan masa depanmu. Tanamkan di hati, jika yang boleh kamu percaya itu hanya Tuhan. Mereka pun akan tunduk kepada Tuhan.
Soooo.......apakah selanjutnya akan ke tukang ramal lagi ?
Rasanya...belum tentu. Sayang uangnya bo...mendingan buat makan enak dah
Have a nice day all dan tetap percaya kepada Tuhan ya ^_^
25022013
Jumat, 28 Desember 2012
Selamat Tinggal Sahabat
Aku bukanlah wanita sempurna seperti yang kau impikan
Tiada kecantikan dalam paras rupaku
Tiada kecemerlangan dalam prestasiku
Tiada kegemerlapan dalam hidupku
Wajahku biasa saja
Tidak manis, tidak cantik dan tidak menarik
Bahkan mungkin kalau mau jujur
Wajahku dapat dibilang jelek
Tapi inilah wajahku
Dengan kesempurnaan ciptaan Tuhan berikan kepadaku
Tanpa kekurangan apapun di sana
Dan aku bersyukur untuk wajahku ini
Tubuhku tidaklah indah
Tidak seperti gambaran dalam sinetron
Tidak memiliki lekukan yang indah bak gitar ataupun biola
Tapi tubuhku sempurna dan aku bersyukur untuk tubuhku ini
Brilian ?
Tidak. Otakku sama sekali tidak brilian
Otakku biasa saja
Tetapi aku bersyukur atas otak ini karena dengan otak ini maka aku dapat hidup
Aku memang tidak cantik untuk ukuran wanita
Aku tidak menarik untuk dipandang
Aku tidak memiliki daya tarik apapun secara fisik
Namun aku bersyukur dengan keadaanku ini
Dengan keadaanku ini
Aku dapat menjadi sama dengan orang normal lainnya
Aku dapat sejajar dengan wanita cantik lainnya
Banggalah aku dengan diriku
Dengan keadaanku ini
Aku dapat menemukan teman sejatiku
Bahkan dengan keadaanku ini
Aku dapat menilai siapakah yang tulus mencintai aku
Masa laluku bersamamu indah
Penuh gelak tawa
Penuh perhatian
Dan aku bersyukur untuk itu
Tetapi, aku adalah wanita rapuh
Memiliki hati yang rapuh
Memiliki perasaan yang halus
Dan aku memilih hatiku tetap utuh dan sendiri daripada berjalan bersamamu namun aku terluka
Kisah ini akan selesai
Cerita ini akan berakhir
Seiring dengan berakhirnya tahun ini
Maka akupun takkan menulis kisah lalu menjadi kisah masa depanku
Selamat tinggal sahabat
Terima kasih untuk setiap tawa dan sukacita yang telah kau bagi bersamaku
Kini aku akan melangkah
Pergi meraih citaku akan cinta sejati
- 28122012 -
Untuk seseorang yang telah menjadi bagian masa laluku
Tiada kecantikan dalam paras rupaku
Tiada kecemerlangan dalam prestasiku
Tiada kegemerlapan dalam hidupku
Wajahku biasa saja
Tidak manis, tidak cantik dan tidak menarik
Bahkan mungkin kalau mau jujur
Wajahku dapat dibilang jelek
Tapi inilah wajahku
Dengan kesempurnaan ciptaan Tuhan berikan kepadaku
Tanpa kekurangan apapun di sana
Dan aku bersyukur untuk wajahku ini
Tubuhku tidaklah indah
Tidak seperti gambaran dalam sinetron
Tidak memiliki lekukan yang indah bak gitar ataupun biola
Tapi tubuhku sempurna dan aku bersyukur untuk tubuhku ini
Brilian ?
Tidak. Otakku sama sekali tidak brilian
Otakku biasa saja
Tetapi aku bersyukur atas otak ini karena dengan otak ini maka aku dapat hidup
Aku memang tidak cantik untuk ukuran wanita
Aku tidak menarik untuk dipandang
Aku tidak memiliki daya tarik apapun secara fisik
Namun aku bersyukur dengan keadaanku ini
Dengan keadaanku ini
Aku dapat menjadi sama dengan orang normal lainnya
Aku dapat sejajar dengan wanita cantik lainnya
Banggalah aku dengan diriku
Dengan keadaanku ini
Aku dapat menemukan teman sejatiku
Bahkan dengan keadaanku ini
Aku dapat menilai siapakah yang tulus mencintai aku
Masa laluku bersamamu indah
Penuh gelak tawa
Penuh perhatian
Dan aku bersyukur untuk itu
Tetapi, aku adalah wanita rapuh
Memiliki hati yang rapuh
Memiliki perasaan yang halus
Dan aku memilih hatiku tetap utuh dan sendiri daripada berjalan bersamamu namun aku terluka
Kisah ini akan selesai
Cerita ini akan berakhir
Seiring dengan berakhirnya tahun ini
Maka akupun takkan menulis kisah lalu menjadi kisah masa depanku
Selamat tinggal sahabat
Terima kasih untuk setiap tawa dan sukacita yang telah kau bagi bersamaku
Kini aku akan melangkah
Pergi meraih citaku akan cinta sejati
- 28122012 -
Untuk seseorang yang telah menjadi bagian masa laluku
Jumat, 02 November 2012
Tuhan Masih Sayang Aku
Tuhan masih sayang aku
Tak dibiarkanNya hidupku berjalan biasa saja
Ia selalu mewarnai hidupku dengan warna
Dan aku menyebutnya "Pelangi Kehidupanku"
Tuhan masih sayang aku
DiberikanNya warna merah dalam pelangi kehidupanku
Agar aku dapat tertawa riang
Dan hidupku cerah ceria dan meriah
Tuhan masih sayang aku
Jingga hadir dalam pelangi kehidupanku
Penanda bahwa mentari pagi akan selalu menyambutku
Demikian juga kasihNya selalu ada bagiku
Tuhan masih sayang aku
Warna kuning pun Ia hadirkan dalam pelangi kehidupanku
Memberi semangat padaku untuk berjuang
Agar aku mampu meraih cita-citaku
Tuhan masih sayang aku
Diberikannya hijau sebagai penyejuk jiwa dalam pelangi kehidupanku
Melalui alam sekitar aku mampu merasakan kasihNya yang tiada batas
Menikmati pepohonan dan rerumputan dan alam ciptaMu
Tuhan masih sayang aku
Biru memberi kedamaian dalam pelangi kehidupanku
Memberiku waktu untuk merenung
Dan bersyukur akan kedamaian yang ada dalam hidupku
Tuhan masih sayang aku
DiberikanNya semburat nila dalam pelangi kehidupanku
Agar aku dapat menikmati indahnya cinta
Dan merasakan getar nikmat jatuh cinta
Tuhan masih sayang aku
Dan akhirnya diberikanNya warna ungu dalam pelangi kehidupanku
Penanda bahwa hidupku adalah karya agungNya
Pengingat bahwa aku adalah ciptaanNya
Tuhan pun tidak hanya memberikanku pelangi kehidupan
Ia menyertai pelangi kehidupanku dengan badai
Kegagalan, luka hati, kekecewaan
Itulah badai kehidupanku
Namun, dalam badai hidup itu
Tuhan tidak membiarkanku berjalan sendiri
Dia tidak melepaskanku seorang diri
Dia akan senantiasa menyertaiku
Karena Tuhan masih sayang aku
-02112012-
Tak dibiarkanNya hidupku berjalan biasa saja
Ia selalu mewarnai hidupku dengan warna
Dan aku menyebutnya "Pelangi Kehidupanku"
Tuhan masih sayang aku
DiberikanNya warna merah dalam pelangi kehidupanku
Agar aku dapat tertawa riang
Dan hidupku cerah ceria dan meriah
Tuhan masih sayang aku
Jingga hadir dalam pelangi kehidupanku
Penanda bahwa mentari pagi akan selalu menyambutku
Demikian juga kasihNya selalu ada bagiku
Tuhan masih sayang aku
Warna kuning pun Ia hadirkan dalam pelangi kehidupanku
Memberi semangat padaku untuk berjuang
Agar aku mampu meraih cita-citaku
Tuhan masih sayang aku
Diberikannya hijau sebagai penyejuk jiwa dalam pelangi kehidupanku
Melalui alam sekitar aku mampu merasakan kasihNya yang tiada batas
Menikmati pepohonan dan rerumputan dan alam ciptaMu
Tuhan masih sayang aku
Biru memberi kedamaian dalam pelangi kehidupanku
Memberiku waktu untuk merenung
Dan bersyukur akan kedamaian yang ada dalam hidupku
Tuhan masih sayang aku
DiberikanNya semburat nila dalam pelangi kehidupanku
Agar aku dapat menikmati indahnya cinta
Dan merasakan getar nikmat jatuh cinta
Tuhan masih sayang aku
Dan akhirnya diberikanNya warna ungu dalam pelangi kehidupanku
Penanda bahwa hidupku adalah karya agungNya
Pengingat bahwa aku adalah ciptaanNya
Tuhan pun tidak hanya memberikanku pelangi kehidupan
Ia menyertai pelangi kehidupanku dengan badai
Kegagalan, luka hati, kekecewaan
Itulah badai kehidupanku
Namun, dalam badai hidup itu
Tuhan tidak membiarkanku berjalan sendiri
Dia tidak melepaskanku seorang diri
Dia akan senantiasa menyertaiku
Karena Tuhan masih sayang aku
-02112012-
Jumat, 28 September 2012
I Wanna Grow Old With You
"I Wanna Grow Old With You"
Another day
Without your smile
Another day just passes by
But now I know
How much it means
For you to stay
Right here with me
The time we spent apart will make our love grow stronger
But it hurt so bad I can't take it any longer
I wanna grow old with you
I wanna die lying in your arms
I wanna grow old with you
I wanna be looking in your eyes
I wanna be there for you
Sharing everything you do
I wanna grow old with you
A thousand miles between us now
It causes me to wonder how
Our love tonight remains so strong
It makes our risk right all along
The time we spent apart will make our love grow stronger
But it hurt so bad I can't take it any longer
I wanna grow old with you
I wanna die lying in your arms
I wanna grow old with you
I wanna be looking in your eyes
I wanna be there for you
Sharing everything you do
I wanna grow old with you
Things can come and go I know but
Baby I believe
Something's burning strong between us
Makes it clear to me
I wanna grow old with you
I wanna die lying in your arms
I wanna grow old with you
I wanna be looking in your eyes
I wanna be there for you
Sharing everything you do
I wanna grow old with you
Terinspirasi dari lagu
Aku ingin bertambah tua bersamamu
Di saat aku membuka mataku
Dan masih kudapati engkau di sisiku
Aku bersyukur karena aku masi bersamamu
Kutatap lekat wajahmu
Wajah yang dulu tampan
Hingga kini pun tetap tampan
Walau kemerut telah menyapu wajahmu
Saat kau buka matamu
Kulihat sinar mata yang sama menatapku
Sinar mata yang penuh cinta
Sinar mata yang memancarkan kehangantan dan kelembutan
Saat aku tersenyum dan menyapamu
Engkau membalas tersenyum
Mulai kulihat kerut di bibirmu
Namun lembut suaramu tetap mempesona telingaku
Kubenamkan kepalaku dalam bidang dadamu
Hangat menjalar saat kulit wajahku menyentuh kulitmu
Dada bidangmu kini telah mengendur
Namun hangatnya masih tetap memberiku kenyamanan
Aku ingin terus bertambah tua di sisimu
Melangkah bersama di sisimu
Berjalan berlahan bergandengan tangan
Menikmati hangat mentari pagi dan kicau burung
Aku ingin bertambah tua di sisimu
Menggenggam erat jemarimu
Membelai lembut punggungmu
Dan kukatakan "Terima kasih telah menemaniku hingga saat ini"
- 28092012 -
Another day
Without your smile
Another day just passes by
But now I know
How much it means
For you to stay
Right here with me
The time we spent apart will make our love grow stronger
But it hurt so bad I can't take it any longer
I wanna grow old with you
I wanna die lying in your arms
I wanna grow old with you
I wanna be looking in your eyes
I wanna be there for you
Sharing everything you do
I wanna grow old with you
A thousand miles between us now
It causes me to wonder how
Our love tonight remains so strong
It makes our risk right all along
The time we spent apart will make our love grow stronger
But it hurt so bad I can't take it any longer
I wanna grow old with you
I wanna die lying in your arms
I wanna grow old with you
I wanna be looking in your eyes
I wanna be there for you
Sharing everything you do
I wanna grow old with you
Things can come and go I know but
Baby I believe
Something's burning strong between us
Makes it clear to me
I wanna grow old with you
I wanna die lying in your arms
I wanna grow old with you
I wanna be looking in your eyes
I wanna be there for you
Sharing everything you do
I wanna grow old with you
Terinspirasi dari lagu
Aku ingin bertambah tua bersamamu
Di saat aku membuka mataku
Dan masih kudapati engkau di sisiku
Aku bersyukur karena aku masi bersamamu
Kutatap lekat wajahmu
Wajah yang dulu tampan
Hingga kini pun tetap tampan
Walau kemerut telah menyapu wajahmu
Saat kau buka matamu
Kulihat sinar mata yang sama menatapku
Sinar mata yang penuh cinta
Sinar mata yang memancarkan kehangantan dan kelembutan
Saat aku tersenyum dan menyapamu
Engkau membalas tersenyum
Mulai kulihat kerut di bibirmu
Namun lembut suaramu tetap mempesona telingaku
Kubenamkan kepalaku dalam bidang dadamu
Hangat menjalar saat kulit wajahku menyentuh kulitmu
Dada bidangmu kini telah mengendur
Namun hangatnya masih tetap memberiku kenyamanan
Aku ingin terus bertambah tua di sisimu
Melangkah bersama di sisimu
Berjalan berlahan bergandengan tangan
Menikmati hangat mentari pagi dan kicau burung
Aku ingin bertambah tua di sisimu
Menggenggam erat jemarimu
Membelai lembut punggungmu
Dan kukatakan "Terima kasih telah menemaniku hingga saat ini"
- 28092012 -
Langganan:
Postingan (Atom)


